Abu2Heritage – Libels 2015

Aksi corat-coret yang marak di kaum pelajar saat ini kian memprihatinkan maka daripada itu Indonesian Future Leaders melakukan program Abu2Heritage sebagai bentuk kepedulian kaum pelajar terhadap pelajar lain yang membutuhkan seragam. Pada kali ini IFL melakukan kegiatan ini di SMA 15 Makassar kegiatan ini dirangkaikan dengan penampilan music akustik, penandatangan spanduk angkatan, pelepasan balon impian dan pengumpulan donasi dari siswa/siswi SMA 15 Makassar. Continue reading “Abu2Heritage – Libels 2015”

Advertisements

IFL Goes To School – SDN Inpres Mawang

Memperingati hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, Indonesian Future Leaders (IFL) Chapter Sulsel mengadakan suatu kegiatan sosial bertema “National Education Day for Children”. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Inpres Mawang Kabupaten Gowa. Sekolah tersebut dipilih melihat kondisinya yang cukup memprihatinkan. Bangunan sekolah sudah tua ditambah lagi dengan kondisi lingkungan sekolah yang sering terendam air dan becek. Kondisi ini mengakibatkan sebagian besar siswa di sekolah tersebut memilih tidak masuk sekolah.

Continue reading “IFL Goes To School – SDN Inpres Mawang”

South Celebes Youth Camp : OPREC

            
Indonesian Future Leaders Chapter Sulawesi Selatan sebagai organisasi berbasis pemberdayaan pemuda telah banyak menginisiasi berbagai kegiatan kepemudaan di wilayah Sulawesi Selatan. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, IFL Sulsel telah bekerja sama dengan ratusan pemuda dalam mewujudkan program pengembangan kapasitas, pengabdian masyarakat, dan advokasi.

Jika kamu tertarik menjadi bagian dari kami, kini IFL Sulsel mengundang kamu, pemuda/i Sulsel yang memiliki visi dan semangat untuk memajukan Indonesia, untuk ikut bergerak bersama kami! Inilah kesempatan kamu untuk bergabung dengan kami melalui rekrutmen terbuka panitia South Celebes Youth Camp (SCYC) 2015 Indonesian Future Leaders Chapter Sulawesi Selatan !

South Celebes Youth Camp (SCYC) 2015 merupakan sebuah project terbesar dari IFL Sulsel yang rutin dilaksanakan di tiap tahunnya. Di tahun 2014, acara ini bernama Volunteer Competition Day 2014, namun berubah nama dan mengalami sedikit perubahan konsep dan tentunya lebih menarik.
Staf IFL Berfoto Bersama Juara 1 VCD 2014 dari Universitas Brawijaya

Volunteer Competition Day 2014

Nah, sebelum kamu mendaftarkan diri menjadi salah satu panitia di acara terbesar ini, kami akan sedikit berbagi mengenai Indonesian Future Leaders chapter Sulsel.

Setiap pengurus di IFL Sulsel akan melalui proses pembelajaran, yang kami sebut dengan “IFL Journey”, yaitu sebuah perjalanan pembelajaran kepemimpinan dengan penekanan pada beberapa asepak:

a)     Sharpening empathy –  kesempatan menggali dan mempertajam empati sosial, 
yang dijewantahkan lewat semangat berbagi dan berkontribusi untuk pembangunan 
komunitas di akar rumput;

b)    Broadening horizon – IFL Sulsel bekerja secara spesifik pada upaya pemberdayaan 
pemuda, dengan pendekatan lintas isu. Hal ini membuka kesempatan kamu untuk mengenal 
dan terlibat dalam aktivisme berbagai isu sosial yang ada, mulai dari: pendidikan, hak asasi 
manusia, kesejahteraan sosial, kesehatan, dan lainnya.

c)     Global exposure – Keterlibatan aktif IFL Sulsel dalam aktivisme anak muda di 
tingkat global juga akan membuka cakrawala berpikir global.

d)    Improving skills – Kami percaya bahwa setiap orang perlu mendapatkan 
kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kapasitas personalnya. IFL Sulsel 
memfasilitasi setiap stafnya untuk belajar berbagai keahlian baik melalui pelatihan internal   
eksternal yang digelar secara rutin, serta pengalaman lapangan.

e)     Amplifying networks. – Selain itu, IFL juga bekerja bukan hanya untuk 
kepentingan bangsa, namun juga berperan aktif dalam aktivisme pemuda di tingkat global

f)     Leadership experience – setiap pengurus IFL Sulsel akan belajar bukan hanya menjadi team player yang baik, namun juga menjadi seorang pemimpin yang baik, lewat program yang diinisiasi, dan dikelolanya melalui bimbingan IFL Sulsel. Kita akan belajar dan berproses bersama, mengenal dinamika kepemimpinan dalam sebuah organisasi yang dinamis.

g)     Peer Support – IFL Sulsel percaya bahwa setiap orang tidak dapat tumbuh dan maju sendirian, namun butuh dukungan dari sekitarnya. Untuk itu IFL Sulsel menciptakan ekosistem yang memastikan bahwa setiap staf memiliki mentor dan juga buddy, yang akan membantu kamu untuk mengembangkan kapasitas personalmu dan mendukung kamu untuk mencapai visimu!

h)    Independency – IFL Sulsel merupakan sebuah komunitas yang independen, dan sepenuhnya bekerja dalam lingkungan anak muda yang dinamis. Struktur kepengurusan tidak memiliki ordinat yang berusia jauh dr rata-rata staf, serta tidak dikendalikan oleh organisasi induk yang lebih tinggi membuat IFL Sulsel bebas berkreasi dan bergerak mengikuti dinamika yang ada. Usia yang tidak terlalu jauh antara setiap staf membuat atmosfer kerja IFL Sulsel sangat cair (tanpa senioritas), namun tetap profesional.

Pada periode kali ini, akan ada lima divisi yang dapat kamu pilih setelah terlibat dalam kepanitiaan SCYC dan ingin melanjutkan menjadi staf. Deskripsi dan masing-masing tugas divisi adalah sebagai berikut:

1.     Pendanaan
Bertanggungjawab terhadap pengelolaan aset IFL Sulsel.  Menyusun, memfasilitasi, dan mengatur kegiatan yang menghasilkan pendanaan bagi operasional organisasi. Mengembangkan produk yang memiliki nilai jual melalui online shop, pameran, dan peluang lainnya. Mencari dan mendaftar hibah (grant) untuk organisasi dan proyek organisasi. Melakukan pencarian dana melalui kerjasama dengan pihak lain, mengelola donator, dan sebagainya.

2.     Pengembangan Sumber Daya Manusia
Bertugas mengembangkan kapasitas staf dan juga relawan melalui berbagai macam program pelatihan baik secara langsung maupun online. Bertanggungjawab juga pada pendataan atas rekrutmen dan relawan atau database. Melaksanakan aktivitas yang bertujuan mempererat kedekatan antar staf  (team bonding). Melaksanakan rekrutmen untuk staf maupun relawan.Memonitoring dan evaluasi terhadap kinerja staf dan relawan.

3.     IT dan Kreatif
Bertanggungjawab atas pengelolaan website Indonesian Future Leaders. Bertanggung jawab atas pembuatan desain grafis jika dibutuhkan dalam organisasi. Mendokumentasikan berbagai kegiatan IFL melalui berbagai macam media (dapat berupa foto maupun video), pengembangan platform podcast, publikasi, dekorasi, rancangan produk, dll.

4.     Komunikasi dan Kerjasama Eksternal
Mengelola media sosial IFL Sulsel. Mengelola information center. Membuat Buletin secara reguler. Mengelola konten website. Mengelola booth pada pameran atau kegiatan eksternal . Membangun serta membina kerjasama dengan pihak eskternal, baik dari sektor publik, privat, NGO/LSM, komunitas, institusi akademik, dll.  Menindaklanjuti penawaran kerjasama / undangan dari pihak eskternal.

5.     Manajemen Proyek
Memastikan standar dan indikator kualitas seluruh program IFL Sulsel dari persiapan hingga setelah acara. Menyusun kalender tahunan. Memastikan keberadaan timeline kerja. Mengkoordinasi pengumpulan laporan pertanggungjawaban. Mengevaluasi dan memutuskan penerimaan tender proyek dari organisasi lain maupun ide dari pengurus IFL Sulsel, mentoring proyek untuk proyek staff IFL Sulsel maupun proyek asuhan.
Dalam proses pendaftaran, kamu bisa memilih dua pilihan utama dari lima pilihan diatas!

Selain bertugas di salah satu divisi di atas, pengurus juga berkewajiban untuk terlibat dalam Biro Pilar Aksi IFL; dimana pengurus dapat berkontribusi dalam menyumbangkan pikiran, gagasan, serta mengeksekusi proyek IFL. Biro IFL terdiri atas:

1. Pembangunan kapasitas (Capacity Building)
IFL Sulsel melakukan pembangunan kapasitas dan skills di berbagai bidang kepada anak muda di berbagai daerah di Indonesia, melalui: kunjungan ke sekolah/ perguruan tinggi, seminar publik, mengikutsertakan pemuda dalam berbagai konferensi atau pelatihan, menyelenggarakan kompetisi untuk mengasah kemampuan, dll. Melalui capacity building, IFL Sulsel juga memberikan pembekalan kepada kaum muda tentang bagaimana mengelola proyek sosial dan juga pembekalan pengetahuan tentang berbagai isu yang sedang berkembang di Indonesia saat ini.

2. Kegiatan Layanan Masyarakat (Community Service)
Kami melakukan kegiatan-kegiatan sosial, dan pemberdayaan masyarakat dengan harapan, dapat memberikan dampak kepada masyarakat di akar rumput (grass root) secara langsung. Melalui kegiatan ini, kami juga berharap dapat menumbuhkan kepedulian dan kesadaran generasi muda atas tantangan sosial yang ada di sekitarnya, dan dapat melakukan sesuatu guna menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. Misalnya melalui: program belajar mengajar (peer mentoring system), fundraising, pembinaan terhadap anak-anak di panti asuhan, pemberian bantuan dana proyek untuk proyek-proyek sosial yang digagas anak muda (mini grants), dll.

3. Promosi dan Advokasi (Promotion and Advocacy)
Kami percaya bahwa bagaimanapun, jika hanya kita yang bergerak tanpa adanya dukungan dari kebijakan pemerintah, perubahan holistik akan sulit untuk dicapai. Untuk itu, IFL Sulsel mencoba melakukan kajian dan advokasi mengenai kebijakan-kebijakan yang terkait dengan kaum muda, kepada seluruh stakeholders terkait. Selain itu, kami juga memanfaatkan social networks untuk menyebarkan isu yang menjadi concern kami, misalnya melalui: website, twitter, facebook, dll.

Bagi kamu yang ingin bergabung, SYARAT dan KETENTUAN-nya sebagai berikut : 
1.   Pemuda berusia 17-23 tahun.
2.   Berdomisili di daerah Makassar dan sekitarnya.
3.   Bersedia menjalankan kewajiban hingga berakhirnya periode kepanitiaan.
4.   Memiliki komitmen, visi, kontribusi, passion dalam pemberdayaan pemuda.
6.   Memiliki mobilitas yang tinggi.
7.    Mengisi Formulir disini selambat-lambatnya pada tanggal 23 November 2014
 Bersedia mengikuti Interview bagi Leaders yang lolos tahap berkas, yang akan dilaksanakan pada tanggal yang telah ditetapkan.

Note: Pantia SCYC 2015 IFL Sulsel bersifat sukarela (tidak dibayar).


Pendaftaran ditutup tanggal 23 November 2014 pukul 23.59 WITA. Pengumuman kelulusan tahap seleksi berkas akan disampaikan melalui email dan/atau blog, pada tanggal 

Volunter Competition Day : OPREC

REGISTRASI TELAH DIBUKA HINGGA TANGGAL 
15 JANUARI 2014


1.      Registrasi terdiri dari Gelombang I dan Gelombang II.
2.      Registrasi Gelombang I dibuka pada tanggal 1 Januari 2014 – 15 Januari 2014.
3.      Registrasi Gelombang II dibuka pada tanggal 16 Januari 2014 – 22 Januari 2014.
4.      Registrasi Gelombang II hanya akan dibuka apabila kuota peserta Volunteer Competition Day 2014 pada registrasi Gelombang I belum terpenuhi.
5.      Setiap peserta wajib mengisi borang pendaftaran di sini
6.      Biaya pendaftaran disesuaikan berdasarkan jumlah anggota/tim dengan rincian :
·         3 anggota/tim          : Rp 200.000
·         4 anggota/tim          : Rp 250.000
·         5 anggota/tim          : Rp 300.000
7.      Setiap peserta wajib menyetorkan biaya pendaftaran sebesar kepada panitia melalui :
      No. Rekening : 318415224
      a.n. Nurul Hidayah R
      Bank BNI
8. Hasil pindai (scan) bukti pembayaran biaya registrasi dikirimkan melalui email ke vcdiflsulsel@gmail.com dan melakukan konfirmasi melalui sms ke nomor 082345202529 (Intan).
9.      Batas pembayaran registrasi untuk Gelombang I paling lambat pada tanggal 16 Januari 2014, sedangkan untuk Gelombang II paling lambat pada tanggal 23 Januari 2014.
10.  Tim yang tidak membayarkan biaya pendaftaran sesuai dengan tanggal yang ditentukan akan dianggap mengundurkan diri dan tidak diikutsertakan dalam Volunteer Competition Day 2014.
11.  Batas peserta yang akan mengikuti Volunteer Competition Day 2014 maksimal 40 tim. Apabila peserta telah terpenuhi maka registrasi akan dihentikan.
Petunjuk umum lomba dapat diunduh di sini